Tampilkan postingan dengan label PEMBANGUNAN DESA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PEMBANGUNAN DESA. Tampilkan semua postingan

HABIS GELAP TERBIT LAH TERANG

TiangkoNews.

Sejak tersambung aliran listrik ke Desa Tiangko pada tahun 2014 menimbulkan euforia bagi masyarakat Desa Tiangko, banyak manfaat yang dirasakan masyarakat sejak mereka menikmati listrik. Dalam Kecamatan Sungai Manau terdapat 2 desa yang belum menikmati listrik yaitu Desa Sungai Pinang dan Desa Tiangko, berkat kerja keras semua pihak terutama kepala desa dan dibantu oleh berbagai pihak, maka pada  tahun 2014 Desa Tiangko dapat menikmati aliran listrik  melalui bantun APBD Kabupaten Merangin.

Hingga kini banyak manfaat yang dirasakan masyarakat desa sejak aliran listrik tersambung, berbagai fasilitas media informasi telah banyak mereka gunakan berkat tersedianya aliran listrik ini, dan terutama sekali manfaat penerangan bagi kebutuhan keluarga pada malam hari. Jika dirunut waktu sebelum tersambungnya aliran listrik, beberapa dusun dalam Desa Tiangko menggunakan mesin diesel  untuk menghasilkan listrik bagi penerangan dan hanya dapat  dinikmati pada malam hari dengan jam menyala mesin selama 6 jam


Hasil liputan tim buletin pada salah satu masyarakat Desa Tiangko “Kami mengucapkan terima kasih sekali kepada pemerintah desa, dengan kerja keras mereka kami dapat menikmati listrik, desa kami sekarang sudah terang sebelumnya desa ini kalau malam sangat gelap”.  Kebijakan listrik masuk desa seyogyanya harus menjadi perhatian utama pemerintah, karena  listrik untuk saat ini sudah menjadi kebutuhan terutama kebutuhan keluarga.


JALAN SETAPAK PAYO MALINGKA

Tiangko News. 
Jalan Sedang Dalam Pengerjaan


Kondisi Jalan Sebelum Pengerjaan

Kondisi Jalan Sebelum Pengerjaan



Dana desa yang cair sebelum lebaran kemarin, mulai dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa Tiangko, Kecamatan Sungai Manau, membangun  jalan setapak di Dusun Payo Malingka. Kepala Desa Tiangko M. Zuhdi  mengatakan, jika anggaran sudah cair pembangunan tidak boleh ditunda.

Ia melanjutkan, pembangunan yang bersumber dari APBN itu digunakan untuk membangun jalan setapak di tiga titik yaitu di Dusun Senggering, Ds Tiangko Tengah dan Dusun Payo Malingka. Ini berdasarkan permohonan warga, pasalnya jalan  yang selama ini digunakan kondisinya sudah sangat rusak  Sedangkan dua titik lainnya berada di Dusun Senggering , dengan volume 1.5 meter x  175 meter yang merupakan pembangunan jalan setapak dari awal, dan satu titik lagi berada di Dusun Tiangko Tengah, dengan volume 1.2 meter x 160 Meter. "Untuk jalan setapak di Dusun Tiangko Tengah kami melakukan pengerjaan memakai pondasi mengingat pembangunan jalan setapak ini berada dalam sawah dengan permukaan tanah yang lembek," ujarnya.

Menurutnya, anggaran pembangunan jalan setapak di Dusun Payo Malingka ini  disalurkan untuk efektifitas transportasi, dengan volume 1.2 meter X 216 meter. "Di wilayah ini penduduknya cukup padat, dibangunnya jalan setapak ini akan memudahkan aktivitas warga sekitar," tuturnya.

Ahmad (56) Kepala Dusun Payo Malingka mengatakan, jalan  tersebut memang sudah selayaknya direhab total. Selain sempit, pondasinya juga harus diperbaiki dan dinaikan ketinggiannya, agar air yang mengalir di tidak mengenangi jalan   ketika musim hujan disamping itu jalan ini bermanfaat bagi anak-anak di Dusun Payo Malingka dan Dusun Tiangko Panjang untuk pergi ke sekolah. 

PEMBANGUNAN TURAB DESA TIANGKO DANA DESA 2016

Tiangko News. 2016
Penerimaan dana APBDes Desa Tiangko Tahun 2016 telah dialokasikan sesuai dengan RKP Desa Tiangko Tahun 2016, salah satu alokasi dana tersebut adalah pembangunan turab di Dusun Tiangko Tengah senilai Rp. 104.725.000, dengan sumber dana berasal dari Dana Desa (APBN).  Pembangunan turab ini diharapkan sesuai dengan fungsinya penahaan tanah akibat  longsor di musim hujan, namun terlebih dari itu pembangunan turab  juga diharapkan dapat mempercantik bangunan madrasah yang tepatnya diatas turab tersebut.







Harapan masyarakat Dusun Tiangko Tengah dengan pembangunan turab akhir tercapai tepatnya bulan Juli 2016 proses pengerjaan turab tersebut dilaksanakan dengan melibatkan hampir 15 orang pekerja,  seperti yang disampaikan oleh Pelaksana Kegiatan, M. Razali “Kami pelaksana kegiatan sudah mengumumkan kepada semua masyarakat untuk dapat bekerja di pembangunan turab, siapa saja yang mau bekerja kami persilahkan asalkan pekerja tersebut merupakan penduduk setempat khususnya Dusun Tiangko Tengah”. 







Pelibatan masyarakat sebagai pekerja merupakan amanat  Undang-undang yang harus dilaksanakan oleh semua pelaksana kegiatan, disamping dana untuk pembangunan tersedia masyarakat pun dapat menambah penghasilan dengan bekerja pada program pembangunan, yang pada akhirnya kesejahteraan masyarakat secara umum dapat tercapai. Secara implisit, harapan masyarakat Dusun Tiangko Tengah untuk bekerja pada pembangunan di Desa Tiangko, sangat lah kecil. Hal ini, disebabkan bahwa hampir keseluruhan masyarakat sudah mempunyai lapangan pekerjaan tersendiri, walaupun hanya sebagai petani.  Dari pelaksanaan kegiatan pelibatan tenaga kerja di Dusun Tiangko Tengah di dominasi oleh kaum pemuda, tingkat partisipasi pemuda yang tinggi dalam berbagai kegiatan pembangunan memanglah sangat diharapkan, tidak saja sebagai pekerja, namun ide-ide kreatif pun diharapkan dapat disalurkan dalam kegiatan pembangunan desa….Bravo Desa Tiangko

PEMBANGUNAN SARANA AIR BERSIH TIANGKO TAHUN 2016


TiangkoNews 2016.
Program pivanisasi air bersih  di Desa Tiangko pada program pembangunan tahun 2016 mulai menunjukkan pekerjaan peningkatan yang significant, sejak dimulainya pelaksanaan pekerjaan pada bulan juli lalu, terlihat semua pekerja nampak sibuk melaksanakan pekerjaannya, mulai dari kegiatan pembuatan galian saluran pipa, pengangkutan pipa, pembuatan bak penampung dan juga para ibu-ibu juga terlihat  sibuk bekerja mengangkut bahan material berupa sirtu ke lokasi kegiatan.

Program pembangunan pivanisasi air bersih merupakan program andalan pembangunan  Desa Tiangko tahun 2016, harapan yang ingin dicapai dilaksanakan program ini bertujuan untuk mengatasi krisis air bersih yang melanda 3 dusun dalam Desa Tiangko, yaitu Ds Baru Tiangko, Ds Tiangko Tengah dan Ds Payo Malingka. Proses pengusulan pembangunan air bersih ini dimulai saat masyarakat Desa Tiangko kesulitan air bersih  pada musim kemarau, dengan mempertimbangkan ketersediaan potensi  sumber air bersih yang ada, maka diusulkan lah program air bersih ini pada tahun 2016 dengan sumber dana berasal dari APBN. Saat ini program air bersih sudah mencapai tahap 40% pengerjaannya dan diharapkan bulan Agustus 2016 program ini bisa selesai.
GALIAN PIPA AIR BERSIH
BAK PENGHADANG AIR


BAK PENAMPUNG AIR

Khusus untuk program ini Kepala Desa Tiangko memberikan perhatian penuh, hal ini seperti yang disampaikan oleh Kepala Desa Tiangko, “Program air bersih ini adalah program prioritas, karena hampir 33% dana ABPDes Tiangko yang bersumber dari APBN terserap pada program ini, harapan kami sebenarnya, dengan program ini krisis air bersih di musim kemarau dapat teratasi, sehingga masyarakat di Ds Tiangko Tengah, Ds Baru Tiangko dan juga Ds Payo Malingka tidak lagi kesulitan air bersih untuk konsumsi” ujar Kepala Desa Tiangko.



klik berita POPULER blog ini:

RAPAT TERBATAS DESA TIANGKO

Tiangko News. 2016        Untuk mempercepat perencanaan rencana kerja Pemerintah Desa Tiangko untuk tahun 2017 berkaitan dengan evaluas...

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

Klik berita dibawah ini:

FOTO KEPALA DESA DAN TIM GERAK JALAN PKK DESA TIANGKO

FOTO KEPALA DESA DAN TIM GERAK JALAN PKK DESA TIANGKO
TIM Gerak Jalan Desa Tiangko Foto Bersama Kepala Desa Tiangko

MUSYAWARAH SOSIALISASI DANA DESA 2016

MUSYAWARAH SOSIALISASI DANA DESA 2016

TIM PADUAN SUARA PKK DESA TIANGKO

TIM PADUAN SUARA PKK DESA TIANGKO

Blogger news